5 Tips Agar Fokus Saat Membaca Buku

Membaca adalah kegiatan yang hanya digemari oleh sebagian orang. Tak urung dalam kegiatan membaca dibutuhkan kefokusan dalam tingkat tinggi saat membaca buku sedang berlangsung. Mengapa demikian? Karena ada sebagian orang menganggap bahwa fokus saat membaca perlu untuk mendapatkan hasil dari apa yang telah dibaca. Ada sebagian orang lagi menganggap fokus membaca adalah agar bisa mengalihkan dari pekerjaan yang berat, sehingga dengan membaca bisa untuk merilekskan pikiran si pembaca itu sendiri. Nahh pada kesempatan kali ini saya akan membahas beberapa tips agar fokus saat membaca buku. Jangan sampai ketinggalan ya guys!

Jadi ini lah 5 tips agar fokus saat membaca buku :

1. Membaca dengan perasaan tenang.

Bagaimana sih perasaan teman-teman saat memaksa untuk tetap membaca, padahal suasana hati sedang tidak menentu? Pastinya tidak nyaman kan. Ada perasaan gelisah dan apapun yang kita baca terasa hanya lewat begitu saja. Karena itulah saat ingin membaca usahakan perasaan teman-teman itu tenang, rileks, dan tidak terburu-buru. Ya tujuannya supaya apa yang ingin di peroleh saat membaca itu tercapai.

Saya pernah mengalami hal ini, memaksa tetap membaca karena ingin mengejar target. Alhasil apa yang saya baca malah membuat saya semakin tak bersemangat, alih-alih membangkitkan semangat membaca, yang ada malah sebaliknya, reading slump saya malah kambuh wkwk.

Yang pernah mengalami hal yang serupa, pasti paham doong. Kalau sekarang nih nyebutnya sebagai mood baca. Kalau mood bacanya lagi bagus, beuuuhh 5 buku dalam seminggu pun lansung gass. Coba deh kalau mood baca lagi bener- bener anjlok, jangankan membaca buku, ngelirik rak buku saja rasanya malas beuud. Yee kann, setujuu apa setuujuuuuu nih?😂

Nah, oleh karena itu jangan membaca buku dalam keadaan keterpaksaan. Segala sesuatu yang dilakukan dengan keterpaksaan belum tentu mendapatkan hasil yang baik. Seperti halnya saat kita menulis, kalau bukan karna kemauan sendiri apapun yang kita tulis rasanya begitu hampa. Seperti kata-kata yang sering di ucapkan dia "memang impian bisa jadi nyata tapi yang nyata bisa jadi hampa"


2. Buatlah kondisi senyaman mungkin.

Apapun kegiatannya, kondisi nyaman pasti di perlukan. Begitu pun saat membaca yang kita tahu sangat butuh konsentrasi lebih. Saat membaca, atur lah kondisi dan posisi teman-teman senyaman dan serileks mungkin. Se aneh apapun posisi nyaman teman-teman di mata orang lain, kalau memang itu nyaman buat diri kita, abaikan pendapat dan kritikan dari orang lain. Karena setiap orang memiliki posisi nyaman nya masing-masing dan posisi nyaman tak butuh pendapat dari orang lain, karena yang merasakan nyaman itu diri kita sendiri bukan orang lain.

Jika posisi nyaman membaca sambil mendengarkan musik, maka nyalakan saja musiknya. Karna ada beberapa buku tertentu yang memang pas di baca saat musik dinyalakan dan ini tergantung juga karena setiap orang punya cara masing-masing untuk mengatur posisi nyaman mereka. Atau ada yang mau makan sambil membaca? Minum sambil membaca? Nyemil sambil membaca? Yaa silahkann.

Atur posisi tubuh teman-teman saat ingin memulai membaca. Mau duduk, rebahan, berdiri, berjalan, atau tidak bergerak sekalipun kalau memang itu posisi ternyamannya teman-teman ya silahkan saja. Atur sesuka hati nya teman-teman saja yang penting happy ye kann wkwk.

Mengatur waktu saat membaca juga menjadi salah satu cara untuk membuat kondisi nyaman, kenapa? Karena jika kondisi tubuh sedang lelah atau baru pulang sekolah, pulang kerja, lagi capek-capek nyaa, kalau dipaksa untuk tetap membaca yang ada malah tidak fokus. Ya mungkin ada sebagian orang yang lagi cape/pulang sekolah/pulang kerja trus lanjut dengan membaca, ya kalau itu memang nyaman buatnya maka lanjutkan saja.

Ingat loh yaa! Saat mengatur kondisi supaya nyaman saat membaca setiap orang punya pertimbangan masing-masing. Yang penting buat senyaman mungkin. Supaya kegiatan membaca kita jadi lebih menyenangkan dan mengasyikkan karena bisa menyerap energi dari dalam buku.


3. Membaca ditempat yang tidak bising.

Teman-teman tipe pembaca di tempat yang sepi atau dalam suasana ramai? Nah di poin ini cukup menarik nih. Saya ada kenalan yang ternyata lebih suka membaca di tempat yang ramai loh. Awal saya tahu pun sempat heran, karena rata-rata teman saya suka membaca dalam suasana sepi, kalau bisa nyempil di kamar sendiri pun jadi, tanpa ditemani orang lain dan hanya diteman sama buku-buku bacaan. 

Jadi begitu tahu si teman saya suka baca di tempat ramai, saya tanya dong. Kok bisa? Ternyata jawabannya, biar ga ngantuk aja sii. Nah itu aja sudah, bener- bener simpel alasannya. Ternyata bagi teman saya ini kalau membaca di tempat sepi, nggak ada suara, nggak ada orang yang lewat - lewat seperti halnya di tempat ramai, bakal ngebuat dia cepat ngantuk.

Ya nggak ada masalah, fokusnya tetap ada, malah tak terganggu sama sekali dengan suasana di sekitarnya. Nahh mungkin ini kembali ke kebiasaan orang yang berbeda-beda kali ya? 

Kalau saya pribadi sih, masuk ke tipe pembaca yang tidak ada suara. Makannya kalau ditanya tempat baca favorit saya yaa di kamar tentunyaa wkwk. Apakah kita berada di tim yang sama teman-teman?

Karena kalau membaca di tempat bising, saya merasa sulit untuk konsentrasi. Yang ada malah lupa sama apa yang sedang saya baca dan berakhir dengan mengulang kembali membacanya. Dari pada nggak selesai-selesai ya cari aman aja, nyudut dikamar wkwkwkwk.

Kadang kalau emang mood baca lagi baik trus udah nyaman di kamar, satu buku dengan jumlah halaman sekitar 200-an pun habis dalam sehari saya baca. Nah begitu dahsyatnya suasana kamar bagi saya, bukan hanya tempat rebahan tapi juga menjadi tempat favorit.


4. Membaca sambil berfikir (get excited).

Terkadang untuk membuat fokus pada suatu hal, harus ada pemicunya terlebih dahulu. Seperti halnya dalam membaca. Saat membaca ada bagian-bagian tertentu yang memicu kita, mau gak mau ya diharuskan berpikir keras dan menebak-nebak isi bacaan selanjutnya. Karena pemicu inilah yang secara tak langsung membuat fokus membaca kita terbentuk dengan sendirinya.

Pernah sadar tentang hal ini tidak?

Misal nih ya saya baru selesai membaca sebuah buku. Nah jadi buku nya itu, "katanya" ada beberapa scene dan tokohnya diambil dari orang-orang yang ada disekitarnya alias nyata. Bukunya itu secara keseluruhan bercerita tentang proses-proses yang sedang di hadapi nya secara nyata.

Jadi apa yang saya dapat untuk get excited nya saat membaca buku tersebut? Ya mau gak mau saat saya membaca buku ini membuat saya berpikir dam memutar ulang ingatan saya. Bahkan ada beberapa bagian yang lansung membuat saya searching di google, untuk mencari tahu kesamaan cerita di buku dan faktanya.

Nah dari rasa penasaran dan timbulnya pertanyaan-pertanyaan itulah membuat kita secara tak sadar memunculkan spekulasi dalam otak sehingga semakin membuat rasa penasaran untuk melanjutkan membaca semakin tinggi demi memecahkan misteri jawaban yang muncul dipikiran kita.

Setelah melanjutkan membaca, kita akan dihadapkan pada dua hal. Yaitu pertanyaan kita terjawab atau bahkan tidak sama sekali. Saat jawaban kita tak terjawab atau malah sebaliknya justru semakin meningkat kan adrenalin membaca kita menjadi lebih semangat dan excited lagi, dan secara tak langsung lagi akan membuat fokus kita dalam membaca jadi lebih baik bahkan terkadang kita bisa mengingat dengan jelas setiap kalimat yang membuat kita penasaran tadinya atau bahkan inti dari buku yang sedang kita baca.

Terlebih kalau buku yang dibaca adalah mengangkat topik yang disukai, semangat makin menggebu-gebu. Dan sebaliknya, jika topik buku tak menarik akan membuat semnagattt kita hilang bagai di telan bumi. Apalagi kalau membaca untuk pelajaran ujian misalnya, mau gak mau, walaupun dengan keterpaksaan ya harus tetap memunculkan rasa excited saat membaca.

Nahh untuk itu, saat proses sedang membaca usahakan untuk memunculkan perasaan excited ini yaa!!


5. Istirahat sejenak.

Jangankan tubuh, otak pun butuh istirahat. Ambil sedikit waktu jeda untuk mengistirahatkan mata dari huruf-huruf yang ada pada buku. Biarkan otak kita mengambil nafas sejenak.

Disaat sedang beristirahat, biarkan imajinasi kita memutar ulang dan bermain dengan apa yang sudah kita baca. Tapi jangan sampai ngehalu ya, soalnya yang di haluin belum tentu bakal terjadi wkwk. Dengan berimajinasi akan membuat otak kita merasakan sedikit kebebasan dan perlahan bisa membuat lelah menjadi hilang.

Kalau saya pribadi sih tetap memaksa membaca disaat otak dan mata sudah sangat lelah, efek sampingnya ya ke kepala. Kepala jadi nyut-nyutan dan membuat perasaan malah jadi nggak tenang. Karena satu hal ini lah, setiap waktu membaca saya sudah lebih dari biasanya saya akan mengambil jeda atau memilih berhenti.



KESIMPULAN :

Hampir setiap kegiatan yang dilakukan pasti membutuhkan konsentrasi dan fokus untuk hasil yang baik dan sesuai dengan apa yang ingin kita peroleh.

Begitupun dengan membaca. Untuk teman-teman yang menganggap membaca ini sebagai hiburan atau sekedar hobi atau kegiatan dari salah satu pekerjaan pasti akan sangat membutuhkan konsentrasi.

Untuk itulah semoga tips fokus saat membaca yang saya bagikan ini bisa bermanfaat buat teman-teman. Atau jika ada yang ingin menambahkan tipsnya boleh bangett lohh teman-teman, lansung aja komen di kolom komentar di bawah ya.

Terimakasih.


Komentar

Posting Komentar